Penelitian ini menganalisis strategi Komunitas Ruang Temu dalam menjangkau peserta diskusi di Kota Bengkulu melalui pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, sebagai sarana utama promosi dan komunikasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Instagram secara strategis melalui iklan digital, unggahan interaktif, dan fitur story memperluas jangkauan informasi, menarik peserta baru, serta mempertahankan keterlibatan peserta lama. Media sosial berfungsi tidak hanya sebagai alat penyebaran informasi, tetapi juga sebagai ruang interaksi dua arah yang memperkuat hubungan sosial di dalam komunitas. Selain promosi digital, keberhasilan komunitas didukung oleh kerja sama dengan ruang publik seperti kafe serta penyesuaian jadwal kegiatan agar inklusif bagi peserta dari luar kota. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi digital melalui media sosial berkontribusi penting terhadap perencanaan pendidikan nonformal, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, memperkuat jejaring sosial, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam ruang diskusi berbasis komunitas.
Copyrights © 2025