Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis naskah drama “Mamas” karya Bode Riswandi melalui pendekatan sosiologi sastra, dengan fokus pada sosiologi pengarang, sosiologi karya sastra, sosiologi pembaca serta kritik sosial yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui teknik simak dan catat. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah drama “Mamas” karya Bode Riswandi. Hasil analisis menunjukkan bahwa "Mamas" mencerminkan realitas sosial yang kompleks, ketika birokrasi digambarkan sebagai institusi yang korup dan tidak efisien, serta lebih mementingkan kepentingan individu daripada kesejahteraan masyarakat. Drama ini juga menyoroti bagaimana sistem hukum sering kali gagal dalam menyelesaikan konflik sosial, dengan hakim yang menyerah pada situasi yang tidak dapat diselesaikan. Selain itu, karakter pengacara dalam naskah menunjukkan bahwa keadilan sering kali dipandang sebagai ladang bisnis, bukan sebagai prioritas. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa "Mamas" bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga alat kritik sosial yang menggugah kesadaran pembaca terhadap ketimpangan yang ada dalam masyarakat.
Copyrights © 2025