Latar Belakang: Penelitian terhadap aktivitas penyembuhan luka bakar ekstrak daun ubi jalar ungu ( Ipomoea batatas L.) dalam bentuk ekstrak secara langsung dengan bentuk sediaan gel yang diujikan pada kelinci New Zealand White . Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak etanol daun ubi jalar ungu ( Ipomoea batatas L.) dapat digunakan sebagai penyembuhan terhadap luka bakar pada kelinci. Serta untuk mengetahui apakah formulasi sediaan gel ekstrak etanol daun ubi jalar ungu ( Ipomoea batatas L.) berpotensi dalam penyembuhan luka bakar pada kelinci yang diinduksikan logam. Metode: Pada penelitian ini ekstrak daun ubi jalar ungu diperoleh melalui metode maserasi dan diformulasikan dengan konsentrasi 25%, 35% dan 45%. Basis gel digunakan sebagai kontrol negatif yaitu Karbopol 940 serta gel Bioplacenton® dipakai sebagai kontrol positif, yang diaplikasikan pada luka bakar di punggung kelinci New Zealand White dengan diameter 2 cm . Hasil: Uji aktivitas gel ekstrak daun ubi jalar ungu dilakukan pada 3 kelinci yang setiap formulasinya dilakukan replikasi sebanyak 3 kali dan pengukuran diameter luka diukur setiap hari. Presentasi data penyembuhan luka bakar dijelaskan secara statistik dengan metode One-Way ANOVA . Simpulan: Analisis Berdasarkan One Way ANOVA dari semua perlakuan yang paling efektif adalah ekstrak daun ubi jalar ungu dengan konsentrasi 45.
Copyrights © 2025