Pengelolaan sampah berkelanjutan menjadi tantangan utama di daerah perkotaan, termasuk di Kabupaten Jember. Bank Sampah Sumber Rejeki, yang telah beroperasi sejak tahun 1997, menghadapi dua permasalahan utama: rendahnya nilai tambah produk sampah plastik dan tidak efektifnya tata kelola keuangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas pengelolaan sampah serta memperbaiki sistem pencatatan keuangan melalui penerapan teknologi tepat guna. Intervensi dilakukan melalui pengadaan mesin pencacah plastik dan mesin press hidrolik, serta pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi SI APIK untuk pencatatan keuangan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi operasional, peningkatan nilai jual produk plastik daur ulang, dan kemampuan mitra dalam menyusun laporan keuangan sederhana secara mandiri. Pendekatan partisipatif dan adaptif terhadap latar belakang mitra menjadi kunci keberhasilan program. Kegiatan ini memperkuat peran bank sampah sebagai agen pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Copyrights © 2025