Industri kecantikan dalam beberapa tahun terakhir memiliki peningkatan secara cepat dan signifikan denganmelahirkan banyak merek skincare lokal di Indonesia. N’Pure sebagai skincare lokal memanfaatkan platform TikToksebagai alat untuk interaksi konsumen dengan brand. Strategi pemasaran melalui media sosial saat ini telah menjadipendekatan yang paling efektif untuk menjangkau dan berinteraksi secara langsung dengan konsumen. N’Pure sebagaiskincare lokal menghadapi tantangan besar dalam persaingan harga dengan produk-produk impor. Permasalahan inidiperparah dengan kondisi daya beli masyarakat yang cenderung menurun. Kondisi ini mendorong konsumen menjadilebih berhati-hati dalam menentukan pilihan produk perawatan kulit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuibagaimana marketing melalui platform media sosial dapat memengaruhi minat beli secara tidak langsung melaluibrand image untuk variabel mediasi pada produk N’Pure. Studi ini mengadopsi metode kuantitatif bertipe kausal.Sampel dalam studi ini melibatkan 400 responden yang dipilih menggunakan metode sampling non-probabilitydengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data berbasis kuesioner dilakukan secara digital melalui GoogleForms. Analisis data dilaksanakan secara statistik dengan menggunakan metode SEM-PLS melalui SmartPLS 4.0.Temuan menunjukkan bahwa penggunaan pemasaran media sosial berperan secara positif dan signifikan dalammendorong intensi beli dari pihak konsumen. Selain itu, strategi pemasaran di media sosial juga terbukti memberikandampak yang positif dan signifikan bagi brand image. Brand image memainkan peran penting dalam mempengaruhiminat pembelian konsumen secara positif dan signifikan. Di samping pengaruh langsungnya, strategi pemasaranmedia sosial turut memberikan pengaruh tidak langsung mempengaruhi niat pembelian dengan memengaruhi brandimage dalam peran mediasi.Kata Kunci: Pemasaran Media Sosial, Citra Merek, Minat Beli, N’Pure
Copyrights © 2025