Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas dua model pembelajaran, yaitu Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dan Problem Based Learning (PBL), terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Lewa Tidahu. Fokus materi pembelajaran adalah perbandingan. Latar belakang penelitian ini adalah observasi terhadap rendahnya hasil belajar peserta didik, yang diyakini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang mempromosikan keterlibatan aktif siswa. Namun, uji-t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,62 > 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua model. Disimpulkan bahwa baik model AIR maupun PBL dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif . Peneliti menyarankan agar guru mempertimbangkan penggunaan kedua model ini secara kontekstual sesuai karakteristik materi dan peserta didik.
Copyrights © 2025