Sedimentasi yang terjadi di Pelabuhan Patimban menyebabkan pendangkalan pada alur pelayaran dan kolam labuh kapal, sehingga mengganggu aktivitas yang terjadi pada pelabuhan. Untuk mendukung kegiatan tersebut, diperlukan kegiatan pemeliharaan dengan cara melakukan pengerukan sedimen yang mengendap secara berkala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pola transpor sedimen yang terjadi selama satu bulan dalam mempengaruhi kedalaman di kolam labuh kapal yang diakibatkan oleh sedimen yang terbawa dari Sungai Sewu menuju kolam labuh kapal di Pelabuhan Patimban. Metode yang digunakan adalah metode numerik dengan pemodelan hidrodinamika dan transpor sedimen menggunakan MIKE. Hasil menunjukkan bahwa pada area labuh kapal terjadi erosi dan sedimentasi yang tergolong sangat kecil yaitu erosi maksimal -0,0000754 meter dan sedimentasi maksimal sebesar 0,000026 meter. Sedangkan pada area alur pelayaran kapal juga terjadi erosi dan sedimentasi yang tergolong sangat kecil yaitu erosi maksimal sebesar -0,00006 meter dan sedimentasi maksimal sebesar 0,00000833 meter.
Copyrights © 2025