Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Adversity Quotient (AQ) terhadap Career Adaptability (CA) dan menguji peran Spiritual Religious (SR) sebagai variabel moderator dalam hubungan tersebut. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang sedang menghadapi tantangan akademik dan persiapan karier di bidang pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Sampel berjumlah 164 mahasiswa yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AQ berpengaruh positif dan signifikan terhadap CA (β = 0,683; p < 0,001). Namun, SR tidak berpengaruh signifikan baik secara langsung terhadap CA (β = 0,066; p = 0,175) maupun sebagai variabel moderator (β = 0,070; p = 0,180). Secara simultan, AQ dan SR menjelaskan variansi CA sebesar 47,1%. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa AQ merupakan faktor utama dalam pembentukan adaptabilitas karier mahasiswa, sedangkan SR lebih berperan sebagai sumber motivasi internal dari pada prediktor kuantitatif yang signifikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan daya tahan pribadi mahasiswa melalui pendekatan psikologis dan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan agama Islam.
Copyrights © 2025