Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran krusial prinsip-prinsip etika dalam proses konseling, terutama dalam membangun hubungan yang efektif antara konselor dan klien. Melalui metode studi pustaka dengan pendekatan konseptual dan teoritis, penelitian ini mengkaji prinsip-prinsip seperti privasi, keadilan, integritas, keterampilan, dan penghargaan terhadap kebebasan klien sebagai landasan terciptanya suasana konseling yang aman, empatik, dan profesional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika tidak hanya mencegah terjadinya pelanggaran profesional, tetapi juga mendukung proses konseling yang adaptif terhadap keberagaman sosial budaya di Indonesia. Strategi seperti pelatihan, pengawasan, penilaian, serta penerapan kode etik secara berkelanjutan menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas hubungan konselor dan klien. Dengan demikian, etika tidak hanya berfungsi sebagai aturan normatif, tetapi juga sebagai kekuatan transformatif dalam meningkatkan mutu layanan konseling.
Copyrights © 2025