Fenomena kenakalan remaja dan tawuran pelajar menjadi permasalahan sosial yang berdampak luas terhadap perkembangan generasi muda serta ketertiban masyarakat. Penyuluhan hukum ini diselenggarakan dengan metode tatap muka dan tanya jawab secara interaktif, yang memungkinkan peserta memahami materi secara komprehensif sekaligus mendiskusikan berbagai permasalahan yang dihadapi secara langsung. Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai bentuk-bentuk kenakalan remaja, faktor internal dan eksternal penyebab tawuran, serta konsekuensi hukum yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Pendekatan interaktif ini mendorong peserta untuk lebih kritis dalam menilai dampak sosial, psikologis, dan hukum dari perilaku menyimpang. Dengan penyuluhan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran hukum, penguatan pemahaman tentang pentingnya integritas, serta terbentuknya sikap preventif terhadap tindakan kenakalan dan kekerasan kolektif. Selain itu, penyuluhan ini juga menekankan peran sinergis antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk karakter remaja agar terhindar dari perilaku destruktif dan lebih bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Copyrights © 2025