Perubahan tata guna lahan merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi peningkatan debit banjir pada daerah pengaliran sungai (DPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap besarnya debit banjir di DPS Jeneberang, Kabupaten Gowa, selama periode 2015 hingga 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan spasial. Data tutupan lahan diperoleh dari citra satelit Landsat 8 dan dianalisis menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8, sedangkan perhitungan debit banjir dilakukan dengan metode rasional berdasarkan data curah hujan maksimum tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan luas tutupan vegetasi dan peningkatan luas area terbangun dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hal ini berdampak pada peningkatan nilai koefisien limpasan (C) dan besarnya debit puncak banjir pada kala ulang 50 tahunan. Perubahan tersebut menunjukkan adanya korelasi langsung antara penurunan tutupan lahan hijau dengan peningkatan debit banjir. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam pengelolaan tata guna lahan yang berwawasan mitigasi bencana banjir di wilayah DPS Jeneberang.
Copyrights © 2024