Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelatihan kerja dan Motivasi Kerja terhadap kinerja Karyawan House Keeping Pada Rumah sakit Mandaya Royal Hospital Puri.. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh parsial dan simultan antara Pelatihan kerja serta Motivasi Kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden yang merupakan karyawan House Keeping Ruamh Sakit Mandaya Royal Hospital Puri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan ketentuan skala likert. Seperti halnya pengujian, Analisis Deskriptif, Uji Instrumen Data, Uji Asumsi Klasik, Analisis Kuantitatif, dan Pengujian Hipotesis.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana dan berganda, serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Pelatihan Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, ditunjukkan dengan nilai t hitung < t tabel (3,711 > 2,011). Sebaliknya, Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung > t tabel (6,391 > 2,011). Secara simultan, pelatihan dan Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai F hitung > F tabel (20,225 > 3,195) dan signifikansi 0,000 < 0,05. Ho ditolak dan H3 diterima yang artinya pelatihan kerja dan motivasi kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,763 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 76,3% terhadap variabel terikat, sedangkan sisanya 23,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.
Copyrights © 2025