Indonesia menghadapi tantangan dalam peningkatan kualitas SDM di tengah era digital dan birokrasi yang belum efisien. Sektor perpajakan, khususnya KPP Pratama Depok Sawangan, memiliki peran penting dalam mencapai target penerimaan negara. Kinerja karyawan menjadi faktor kunci dalam mendukung hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh worklife balance, motivasi kerja, kepuasan kerja, kompensasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di KPP Pratama Depok Sawangan. Metode penelitian ini menggunakan jenis data primer dan pendekatan kuantitatif diperoleh dari penyebaran kepada 97 responden karyawan di KPP Pratama Depok Sawangan. Tahap uji yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik, Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Uji Heteroskedastisitas, Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji T (Parsial), Uji F (Simultan), dan Uji Koefisien Determinasi (R Square). Metode pengambilan sampel pada penelitian adalah non probabilitas sampel dengan teknik sampel jenuh. Alat bantu pengujian yang digunakan adalah SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel Worklife Balance, Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Kompensasi dan Lingkungan Kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan di KPP Pratama Depok Sawangan. Variabel Worklife Balance, Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Kompensasi dan Lingkungan Kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan di KPP Pratama Depok Sawangan.
Copyrights © 2025