Journal of Public Health Concerns
Vol. 5 No. 7 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns

Efektivitas pemberian terapi stretching (Zamathera) pada penderita low back pain (LBP) dengan masalah nyeri akut

Muarif, Muhammad Syamsul (Unknown)
Yulendasari, Rika (Unknown)
Isnainy, Usastiawaty C. A. S. (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2025

Abstract

Background: Low back pain (LBP) is a leading cause of disability globally. The high prevalence of low back pain (LBP) impacts patients' quality of life and daily functioning. One non-pharmacological approach that can be used to manage acute pain is Zamathera Stretching therapy. Purpose: To determine the effectiveness of Zamathera stretching therapy in reducing acute pain intensity in low back pain (LBP) sufferers. Method: This study, conducted in 2025, was a quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design. Forty residents of the Nahdlatul Ulama Branch Representative Council (MWC NU) in Bumi Waras District, Bandar Lampung City, participated as respondents. Respondents were residents experiencing acute low back pain. The intervention consisted of providing instructions and practicing Zamathera stretching, a stretching and relaxation therapy. The procedure was performed repeatedly and regularly for 15–30 minutes. Data analysis was carried out using a paired sample t-test to test the significance of the difference in average pain levels between pre-intervention and post-intervention measurements. Results: Before Zamathera therapy, the average low back pain (LBP) pain level among 40 respondents was 3.28 (SD=2.82), with a minimum score of 0 and a maximum score of 9. After therapy, the average pain score decreased to 0.50 (SD=1.21), with a pain range of 0 to 6. A paired sample t-test showed an average pain reduction of 2.78 (SD=2.33), with a t-value of 13.10 and a significance level of 0.000 (p<0.05), indicating a statistically significant reduction in pain. Conclusion: Stretching with Zamathera therapy has strong evidence as a safe and minimally invasive non-pharmacological approach to reducing pain, improving function, and preventing recurrence of musculoskeletal complaints in patients with low back pain. Suggestion: Zamathera stretching therapy can be used as an effective and applicable form of non-pharmacological nursing intervention in the management of patients with low back pain (LBP). This therapy can be an alternative or complement to pharmacological therapy, especially in efforts to minimize long-term medication use that carries the risk of side effects. Keywords: Acute pain; Low back pain; Stretching therapy; Zamathera. Pendahuluan: Nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP) merupakan penyebab utama disabilitas secara global. Tingginya prevalensi nyeri punggung bawah (low back pain/LBP) yang berdampak terhadap kualitas hidup dan fungsi aktivitas sehari-hari pasien. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri akut adalah terapi Stretching Zamathera. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas terapi stretching zamathera dalam menurunkan intensitas nyeri akut pada penderita low back pain (LBP). Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2025 yang merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan pre-test dan post-test (one group pretest-posttest design). Melibatkan sebanyak 40 orang masyarakat di Wilayah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung untuk menjadi responden. Responden adalah warga yang mengalami nyeri punggung bawah akut. Intervensi berupa pemberian petunjuk dan praktik stretching zamathera yaitu terapi peregangan dan rileksasi. Tindakan dilakukan ber ulang-ulang dan teratur selama 15 – 30 menit. Analisis data dilakukan dengan uji t berpasangan (paired sample t-test) guna menguji signifikansi perbedaan rata-rata tingkat nyeri antara pengukuran pra-intervensi dan pasca-intervensi. Hasil: Sebelum terapi zamathera, rata-rata tingkat nyeri low back pain (LBP) pada 40 responden adalah 3.28 (SD=2.82), dengan nilai minimum 0 dan maksimum 9. Setelah terapi, rata-rata nyeri turun menjadi 0.50 (SD=1.21), dengan rentang nyeri 0 hingga 6. Uji paired sample t-test menunjukkan penurunan nyeri rata-rata sebesar 2.78 (SD=2.33), dengan nilai t=13.10 dan signifikansi 0.000 (p<0.05), yang berarti penurunan nyeri signifikan secara statistik. Simpulan: Tindakan stretching dengan terapi zamathera memiliki dasar eviden yang kuat sebagai pendekatan non-farmakologis yang aman dan minim risiko dalam mengurangi nyeri, meningkatkan fungsi tubuh, serta mencegah kekambuhan keluhan muskuloskeletal pada penderita low back pain. Saran: Terapi stretching zamathera dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk intervensi keperawatan non-farmakologis yang efektif dan aplikatif dalam penanganan pasien dengan keluhan low back pain (LBP). Terapi ini dapat menjadi alternatif atau pelengkap dari terapi farmakologis, terutama dalam upaya meminimalkan penggunaan obat jangka panjang yang berisiko menimbulkan efek samping.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

phc

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Jurnal pengabdian kepada masyarakat dibidang kesehatan meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada semua tingkat usia baik secara individu, kelompok maupun lembaga pendidikan sekolah. Kegiatannya yang diawali dengan survei lapangan dan temuan masalah kesehatan yang dialami ...