Tenaga Kesehatan pada Puskesmas X memiliki peluang bahaya terkena keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) yang cukup tinggi karena bekerja dalam posisi tubuh yang tidak nyaman, seperti saat membantu mengangkat pasien, berdiri terlalu lama, memeriksa pasien posisi membungkuk dan posisi duduk yang terlalu lama. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara postur kerja dan durasi kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada tenaga kesehatan Puskesmas X. Variabel Independen penelitian ini adalah (postur kerja) diukur menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assessment) dan (durasi kerja) menggunakan kuisoner serta Variabel Dependen pada penelitian ini adalah keluhan (Musculoskeletal Disorder) yang diukur menggunakan NBM (Nordic Body Map). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 62 orang terdiri dari Dokter Umum, Kesehatan Masyarakat, Perawat Gigi, Bidan dan Perawat. Hasil uji statistik Chi-Square postur kerja dengan Musculoskeletal Disorders (MSDs) menunjukkan angka (p = 0,007). Hasil uji statistik Chi-square durasi kerja dengan Musculoskeletal Disorders menunjukkan angka (p = 0,004). Terdapat hubungan antara postur kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Tenaga Kesehatan Puskesmas X dan terdapat hubungan antara durasi kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Tenaga Kesehatan Puskesmas X.
Copyrights © 2025