Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi kuning telur bebek dalam pengencer semen life terhadap kualitas spermatozoa babi landrace. Materi yang digunakan adalah semen segar yang ditampung dari 2 ekor babi landrace umur 2 tahun. Penampungan dilakukan dua kali seminggu dengan menggunakan glove hand method. Semen yang berkualitas baik yaitu motilitas sperma ?70%, konsentrasi sperma ?200 x 106 sel/mL diencerkan dalam pengencer semen life (SL) dengan substitusi kuning telur bebek (KTB) sebagai perlakuan yaitu P1 : 90 % SL + 10 % KTB, P2 : 85 % SL + 15 % KTB, P3 : 80 % SL + 20 % KTB, P4 : 75 % SL + 25 % KTB. Setelah pengenceran semen disimpan didalam cool box pada suhu 18-200C. Evaluasi kualitas spermatozoa pasca pengenceran dilakukan setiap 8 jam hingga motilitas 40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi kuning telur bebek dalam pengencer semen life berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap motilitas, viabilitas, dan daya tahan hidup spermatozoa, namun tidak berbeda nyata (P>0,05) pada variabel abnormalitas spermatozoa setelah menyimpan. Persentase motilitas spermatozoa pada perlakuan P3 lebih tinggi dari pada perlakuan P4 dan P1, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan perlakuan P2 (P>0,05). Perbandingan motilitas spermatozoa pada perlakuan P3 VS P1adalah sebagai berikut: motilitas 46,80 VS 28,60%, viabilitas 56,50% VS 38,24%, abnormalitas 5,57% VS 5,67%, dan daya tahan hidup 40.00 VS 30,36 jam. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa substitusi 20% kuning telur bebek dan merupakan konsentrasi terbaik dalam mempertahankan kualitas spermatozoa babi landrace
Copyrights © 2024