Kelompok ibu rumah tangga Desa Gitik telah produktif memproduksi eco-enzyme F1 dalam skala rumah tangga dan mengaplikasikan dalam kegiatan sederhana bidang pertanian dan keperluan sanitasi sehari-hari. Eco-enzyme merupakan hasil fermentasi dari limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula, serta air. Pemanfaatan eco-enzyme yang dilakukan oleh ibu rumah tangga Desa Gitik meliputi sanitasi seperti membersihkan badan (sebagai sabun mandi) dan kegiatan yang mengarah ke arah komersialisasi produk belum dilakukan. Hal ini karena cairan eco-enzyme yang dihasilkan tidak digemari masyarakat karena mempunyai aroma menyengat. Selain itu pembuatan produk sanitasi seperti sabun membutuhkan proses lebih lanjut dengan tambahan bahan tertentu melalui saponifikasi yang belum pernah dilakukan oleh masyarakat karena keterbatasan pengetahuan yang dimiliki. Metode pengabdian dilakukan dengan tahapan survei lokasi, sosialisasi program, penyusunan progam rencana kerja, pelatihan dan pendampingan serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan ibu rumah tangga dalam memproduksi sabun mandi eco-enzyme hasil fermentasi F1 yang prospektif untuk dikembangkan menjadi usaha baru.
Copyrights © 2023