Popularitas yang terjadi pada sebuah restoran dapat menyebabkan keramaian yang tak terhindarkan, seperti yang terjadi pada restoran Mie Gacoan di Kota Malang, di mana tempat tersebut menarik sejumlah besar pengunjung setiap harinya. Situasi ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif seperti antrean yang panjang, waktu tunggu layanan yang lama, dan masalah kesesakan, baik dalam hal kesesakan manusia maupun kesesakan spasial. Kesesakan manusia mengacu pada sesaknya suatu tempat akibat terdapat banyaknya orang, sedangkan kesesakan spasial mengacu pada benda-benda non-manusia yang memenuhi suatu ruangan seperti meja, kursi, dan berbagai dekorasi lainnya. Kondisi ini dapat mempengaruhi citra merek pada suatu restoran, yang pada akhirnya akan memengaruhi komunikasi dari mulut ke mulut yang diinisiasi oleh konsumen. Penelitian ini menggunakan analisis Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan sampel sebanyak 150 responden. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif antara kesesakan manusia dengan citra merek, serta antara kesesakan spasial dengan citra merek. Demikian pula, terdapat korelasi positif antara citra merek dan komunikasi dari mulut ke mulut, yang menunjukkan pengaruh yang signifikan antara hubungan tersebut.
Copyrights © 2025