Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan dengan studi kasus pada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) selama periode 2019–2024. Struktur modal diukur melalui Debt to Equity Ratio (DER) dan Long-Term Debt to Equity Ratio (LTDR), sementara nilai perusahaan direpresentasikan dengan Price to Book Value (PBV). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan dan parsial dari variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DER dan LTDR berpengaruh signifikan terhadap PBV, baik secara simultan maupun parsial. Nilai koefisien determinasi sebesar 64% menunjukkan bahwa struktur modal memberikan kontribusi substansial terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi struktur modal yang konservatif namun efisien pada BCA mampu meningkatkan persepsi pasar dan menumbuhkan kepercayaan investor. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa dalam sektor perbankan, pengelolaan struktur modal yang prudent merupakan salah satu faktor kunci dalam menciptakan nilai pasar yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pengambilan keputusan terkait struktur modal harus disesuaikan dengan konteks risiko, regulasi, dan karakteristik bisnis yang spesifik.
Copyrights © 2025