Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat self-efficacy dan kemampuan membaca pemahaman siswa, serta mengidentifikasi hubungan antara keduanya pada siswa kelas tinggi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas V di SDN 147 Pekanbaru, dengan 66 siswa sebagai sampel yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi angket untuk mengukur self-efficacy dan tes untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy dan kemampuan membaca pemahaman siswa berada dalam kategori baik. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy dan kemampuan membaca pemahaman siswa, dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Koefisien korelasi yang diperoleh adalah 0,420 dan tergolong dalam kategori sedang. Self-efficacy berkontribusi sebesar 18% terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi self-efficacy siswa, semakin baik pula kemampuan membaca pemahaman mereka.
Copyrights © 2025