Pendidikan ekologi pada tingkat sekolah dasar menjadi pondasi penting dalam membentuk generasi yang sadar dan peduli lingkungan. Pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) menawarkan metode inovatif yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan kontekstual. Artikel ini mengkaji penerapan STEAM melalui studi literatur untuk membangun kesadaran ekologi peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan STEAM mampu meningkatkan pemahaman dan tindakan nyata peserta didik dalam isu-isu lingkungan, dengan teknologi dan seni sebagai elemen pendukung utama. Namun, tantangan seperti minimnya fasilitas teknologi dan kurangnya pelatihan guru memerlukan perhatian khusus. Artikel ini memberikan rekomendasi untuk mengoptimalkan implementasi STEAM dalam pembelajaran ekologi.
Copyrights © 2025