Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan mendorong peserta didik belajar secara aktif melalui praktikum. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN Burneh 3 yang berjumlah 32. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik analisis data pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui hasil wawancara, observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode praktik dengan mengintegrasikan budaya pembuatan garam dapat meningkatkan kognitif peserta didik pada materi perubahan wujud zat. Dibuktikan pada hasil belajar peserta didik sebelum siklus nilai rata-rata 70,75 dengan persentase 43,75% tuntas dan 56,25% tidak tuntas meningkat pada siklus I sebesar 15,5% dengan persentase 59,25% tuntas dan 40,75% tidak tuntas, nilai rata-rata 72,96. Pada siklus I ke siklus II meningkat sebesar 25,93% dengan persentase 85,18% tuntas, 14,825 tidak tuntas dan nilai rata-rata 82,22.
Copyrights © 2025