Moderasi beragama merupakan suatu pemahaman agama yang moderat dan pengamalan ibadah sesuai ajaran agama, seimbang, tidak ektrem dan tidak berlebih-lebihan. Tidak jarang sering kali terjadi kesalah pahaman disebabkan perbedaan latar belakang, seperti perbedaan kepercayaan dan multikultural. Salah satu isu terpenting dalam multikulturalisme adalah persoalan mayoritas dan minoritas. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apakah dalam Al-Qur’an terdapat ajaran kepada pemeluknya untuk melakukan kekerasan dan teror terhadap umat beragama lain, dan seperti apakah moderasi beragama bagi kaum minoritas yang terdapat di dalam Al-Qur’an. Dalam penulisan artikel ilmiah ini penulis menggunakan metode penelitian kuliatatif dengan jenis penelitian pustaka (Library Research). Penulis menggunakan beberapa ayat dan beberapa tafsir untuk melihat bagaimana Al-Qur’an dan tafsir memandang moderasi beragama bagi kaum minoritas, serta penulis juga menggunakan jurnal-jurnal ilmiah sebagai pendukung pembuatan artikel. Adapun hasil penelitian yang di dapat adalah Al-Qur’an tidak mengajak umat Islam untuk melakukan kekerasan dan teror, dan bersikap ekstrem terhadap umat beragama lain. Al-Qur’an juga menjaskan terkait perlindungan dan hak bagi kaum minoritas itu sendiri. Kesimpulan yang didapat adalah Al-Qur’an mendorong rasa aman dan nyaman bagi agama minoritas dalam menjalankan kewajibannya sebagai umat beragama.
Copyrights © 2024