Zakat profesi memiliki peran penting dalam membangun keadilan sosial dan kesejahteraan umat, terutama dalam konteks Baitul Mal Aceh di era digital. Era digital membawa perubahan signifikan dalam pola ekonomi dan cara bertransaksi, yang juga mempengaruhi pengumpulan dan distribusi zakat profesi. Tulisan ini membahas transformasi zakat profesi melalui peran Baitul Mal Aceh dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis data dari berbagai sumber, termasuk literatur, wawancara dengan pihak terkait, dan studi kasus implementasi zakat profesi melalui Baitul Mal Aceh. Hasil analisis menunjukkan bahwa era digital memberikan peluang untuk meningkatkan efisiensi pengumpulan, distribusi, dan pemantauan zakat profesi. Baitul Mal Aceh dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan platform pengumpulan zakat yang mudah diakses dan transparan bagi masyarakat. Namun, ada pula tantangan yang perlu diatasi dalam transformasi ini, seperti perlunya pendekatan berbasis teknologi yang inklusif agar seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi, serta kekhawatiran terkait privasi dan keamanan data. Oleh karena itu, Baitul Mal Aceh perlu mengembangkan kebijakan dan mekanisme yang menjaga kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat profesi secara digital. Dengan menggabungkan tradisi zakat profesi dengan kemajuan teknologi, transformasi ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan efektivitas distribusi zakat, mendukung pemberdayaan ekonomi umat, dan mewujudkan tujuan keadilan sosial di era digital. Melalui kerjasama antara Baitul Mal Aceh, pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, zakat profesi dapat menjadi alat yang lebih kuat dalam mengatasi kesenjangan sosial dan menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi umat.
Copyrights © 2024