Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan
Vol. 12, No. 3 (2025)

Diskriminasi dan Kekerasan Terhadap Muslim di Sri Lanka : Studi Kasus Masa Pandemi Covid-19

Hermayami, Malika Dwi (Unknown)
Nurrohim, Nurrohim (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Oct 2025

Abstract

Islam di Sri Lanka merupakan salah satu agama minoritas dengan jumlah sekitar 10% dari populasi negara Sri Lanka. Islam masuk Sri Lanka melalui jalur perdagangann arab sekitar abad ke 7 dan ke 8 masehi, sejak saat itu muslim di Sri Lanka membentuk komunitas terutama di daerah pesisir yang memang merupakan bagian penting dari ekonomi lokal. Pandemi Covid-19 bukan hanya menjadi krisis kesehatan dunia melainkan juga memperburuk ketegangan sosial dan politik di berbagai negara termasuk negara Sri Lanka. Penelitian ini membahas bentuk bentuk diskriminasi dan kekerasan yang dialami komunitas Muslim di negara Sri Lanka saat pandemi Covid-19 berlangsung, mencakup stereotip, pelanggaran HAM hingga tindakan kekerasan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi, hasil penelitan menunjukan adanya diskriminasi dan kekerasan di Sri Lanka selama masa pandemi Covid-19 di buktikan dengan adanya kebijakan yang bersifat diskriminatif yakni kremasi paksa terhadap korban Covid-19 Muslim serta penangkapan terhadap aktifis Muslim.Kata Kunci : Diskriminasi ; Muslim ; Sri Lanka ; COVID-19 ; Abstract Islam in Sri Lanka is a minority religion, with approximately 10% of the country's population. Islam entered Sri Lanka through Arab trade routes around the 7th and 8th centuries AD. Since then, Muslims in Sri Lanka have formed communities, mainly in coastal areas, which are an important part of the local economy. The Covid-19 pandemic has not only become a global health crisis but has also exacerbated social and political tensions in various countries, including Sri Lanka. This study discusses the forms of discrimination and violence experienced by the Muslim community in Sri Lanka during the Covid-19 pandemic, including stereotypes, human rights violations, and acts of social violence. This study uses a qualitative research method with a case study approach, using historical methods that include heuristics, verification, interpretation, and historiography. The results of the study show that there was discrimination and violence in Sri Lanka during the Covid-19 pandemic, as evidenced by discriminatory policies such as the forced cremation of Muslim Covid-19 victims and the arrest of Muslim activists. Keywords: Discrimination; Muslim; Sri Lanka; COVID-19;

Copyrights © 2025