Eating disorder berhubungan erat dengan status gizi, di mana ketidakseimbangan asupan zat gizi dapat menyebabkan underweight maupun overweight/obesitas, yang berdampak pada kesehatan fisik, konsentrasi, produktivitas, dan kualitas hidup mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh eating disorder terhadap status gizi pada Mahasiswa Akhir FKM UINSU. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectionau. Besar sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Analisa data menggunakan uji korelasi spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan sangat kuat dan signifikan antara risiko eating disorder dengan status gizi pada mahasiswa tingkat akhir FKM UINSU (r = 0,865; p = 0,000). Korelasi positif ini menjelaskan bahwa 72,3% variasi status gizi dipengaruhi oleh risiko eating disorder, sedangkan 27,7% dipengaruhi faktor lain. Disarankan mahasiswa lebih memperhatikan pola makan sehat dan manajemen stres agar terhindar dari gangguan makan yang dapat memengaruhi status gizi.
Copyrights © 2025