Stunting pada anak berumur di bawah lima tahun dapat terjadi akibat kurangnya asupan gizi yang adekuat, dimulai dari masa kehamilan hingga anak berumur 2 tahun atau selama 1000 hari kehidupan, serta terjadi infeksi berulang sebab kurangnya air bersih dan sanitasi yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan manfaat daun kelor dan ikan kembung untuk pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Liwuto. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Liwuto. Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret-Mei 2025. Teknik sampel penelitian ini menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 18 ibu yang mengisi kuesioner dengan lengkap. Penyuluhan dilakukan melalui metode ceramah dengan bantuan leaflet. Analisis bivariat dilakukan dengan metode One Group Pretest-Posttest Design menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dengan bantuan software STATA. Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan manfaat daun kelor dan ikan kembung untuk pencegahan stunting (Prob > | z | = 0,0002 < 0,05). Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan minat ibu-ibu di wilayah kerja Puskesmas Liwuto untuk memanfaatkan daun kelor dan ikan kembung untuk diolah menjadi panganan sehat bagi anak-anaknya sebagai upaya dalam mencegah stunting.
Copyrights © 2025