Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan tingkat disiplin dan nilai kezuhudan santri di Pesantren Assyafiiyah NW Penangsak antara masa kini dan masa lampau, dengan fokus pada tantangan internal yang memengaruhi transformasi karakter santri. Fenomena globalisasi dan digitalisasi telah memberikan dampak signifikan terhadap gaya hidup santri, termasuk pola ibadah, kedisiplinan, serta orientasi spiritual mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan santri masa lampau lebih terjaga karena pola pengasuhan yang ketat dan minim gangguan teknologi, sedangkan santri masa kini menghadapi distraksi gadget, media sosial, dan gaya hidup konsumtif yang menurunkan nilai kezuhudan. Meskipun demikian, inovasi kurikulum dan penguatan program pembinaan karakter menjadi kunci untuk mempertahankan nilai pesantren di era kontemporer. Penelitian ini menyarankan penguatan peran kiai dan ustaz dalam mengintegrasikan pendekatan spiritual, teknologi, dan manajemen pesantren agar relevan dengan zaman tanpa kehilangan ruh tasawuf.
Copyrights © 2025