Al quran bukanlah kitab ilmu pengetahuan, melainkan kitab yang berisi tentang tanda (ayat). Meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa di dalam Al quran memuat filsafat ilmu pengetahuan. Kebenaran Al quran bersifat absolut, sedangkan kebenaran ilmu pengetahuan bersifat relatif. Sebagian kalangan beranggapan bahwa informasi dari ilmu pengetahuan yang seakan bertentangan dengan hasil interpretasi atas ayat Al quran atau teks hadis dianggap salah atau sesat, karena bertentangan dengan hasil intrepretasi atas ayat tertentu -terkecualikan ayat yang terkait hal-hal transenden yang sudah final- , padahal status kebenaran keduanya setara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka (library research) terkait konstruksi ilmu pengetahuan menurut pendekatan yang berbeda oleh Nidhal Guessoum. Menurut hasil kajian ini, dapat disampakan bahwa persinggungan antara ilmu pengetahuan dan Al quran berbentuk dinamika dialektis, saling memberi dan terbuka satu sama lain, sehingga jika mincul kontradiksi antara keduanya tidak mesti bermakna salah.
Copyrights © 2025