Masjid Al Mimbar merupakan masjid tertua di Kabupaten Tulunga-gung yang berada di Desa Majan Kecamatan Kedungwaru. Akulturasi budaya tercermin pada bentuk arsitektur Masjid Al Mimbar. Kondisi ini merupakan implikasi perpaduan antara budaya Islam dan Jawa. Pengaruh Kesultanan Mataram yang kuat menjadikan masjid ini memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri. Keunikan tersebut ter-ungkap pada bentuk arsitektural dan interior masjid. Beberapa simbol unik memiliki maksud tetapi belum terungkap. Penerapan artificial intelligence sangat berpangaruh pada penelitian ini, karena melalui arti-ficial intelligence dapat diungkap makna dari simbol-simbol yang ada pada masjid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui simbol-simbol apa saja yang ada di Masjid Al Mimbar dan makna apa yang terkan-dung didalamnya melalui intepretasi artificial intelligence. Penelitian bertujuan agar pengguna dapat mengetahui pesan yang disampaikan melalui sebuah karya arsitektur. Simbol dan makna ini sebagai bentuk kekayaan Arsitektur Nusantara dan dapat diaplikasikan pada desain bangunan baru. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskripsi kualitatif agar mendapatkan gambaran yang utuh atas masalah yang diidentifikasi. Menggunakan data spasial, data literatur, data hasil wa-wancara dan hasil penafsiran artificial intelligence yang akan dianalisis dan ditarik kesimpulan. Penelitian mengungkan bahwa artificial intelli-gence dapat menyampaikan simbol-simbol yang ada pada masjid. Makna simbol tersbut merupakan pesan sosial dan tuntunan dalam berkehidupan. Penggunaan elemen alam dan geometri dipilih agar tid-ak mengandung aspek figuritatif. Artificial intelligence mampu mengintepretasikan sebagian makna, namun masih dijumpai bias ka-rena keterbatasannya menangkap hal detail dan esensial
Copyrights © 2025