Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap manajemen keuangan UMKM di Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang. Metode kuantitatif digunakan dengan melibatkan 151 UMKM yang dipilih melalui proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan regresi linier sederhana melalui SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen keuangan, dibuktikan dengan nilai t-hitung (7,996) > t-tabel (1,976) dan signifikansi 0,001 < 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan mampu memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan pelaku UMKM. Rekomendasi penelitian menekankan perlunya peningkatan kapasitas keuangan sesuai karakteristik usaha, pendampingan berkelanjutan bagi kelompok rentan seperti peternak dan penjahit, serta integrasi pelatihan berbasis kluster pada sektor tenun ikat dan pangan lokal. Secara teoretis, temuan ini menguatkan perspektif resource based view dengan menempatkan literasi keuangan sebagai aset strategis yang mendorong keberlanjutan dan daya saing UMKM pedesaan.
Copyrights © 2025