Keberlanjutan merupakan aspek penting dalam pembangunan, termasuk dalam pelestarian bangunan cagar budaya. Sebagai konsep jangka panjang, keberlanjutan tidak hanya berfokus pada efisiensi energi dan adaptasi terhadap perubahan iklim, tetapi juga pada pelestarian nilai historis dan estetika bangunan. Dalam konteks urbanisasi dan perubahan iklim yang semakin pesat, konservasi bangunan bersejarah menjadi tantangan kompleks yang memerlukan pendekatan holistik. Konsep keberlanjutan diterapkan untuk memperpanjang umur bangunan melalui pengelolaan sumber daya yang ramah lingkungan serta adaptasi struktural terhadap kebutuhan masa kini tanpa menghilangkan nilai budaya yang terkandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus pada beberapa bangunan cagar budaya di Indonesia yang telah menerapkan prinsip keberlanjutan. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan ahli konservasi, dan studi literatur. Analisis difokuskan pada identifikasi elemen keberlanjutan yang dapat diintegrasikan dalam struktur dan material bangunan lama. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan dapat meningkatkan efisiensi konservasi, memperpanjang usia bangunan, serta memperbaiki kualitas lingkungan sekitar. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan dan praktik konservasi bangunan bersejarah yang berkelanjutan, serta menjadi panduan bagi arsitek dan pengambil keputusan di Indonesia.
Copyrights © 2025