Era digital telah mengubah pola bermain anak usia dini dari permainan tradisional edukatif menuju penggunaan gadget yang intensif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya permainan edukatif sebagai alternatif mengurangi ketergantungan anak pada gadget. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Desember 2024 di TK Nurul Huda, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda dengan melibatkan 84 orang tua/wali murid. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi melalui presentasi materi, demonstrasi praktik, workshop pembuatan alat permainan edukatif, diskusi interaktif, dan evaluasi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup frekuensi bermain bersama anak, penggunaan gadget, dan jenis permainan yang dimainkan. Hasil menunjukkan 88,1% orang tua bermain dengan anak setiap hari dengan durasi lebih dari 3 jam (42,9%), sementara 53,6% anak menggunakan gadget kurang dari 1 jam per hari. Teridentifikasi 75 jenis aktivitas bermain yang didominasi permainan konstruktif-kreatif (23 aktivitas) dan permainan peran (21 aktivitas). Program berhasil meningkatkan pemahaman orang tua tentang konsep permainan edukatif dan memberikan keterampilan praktis dalam mengimplementasikan permainan yang mendukung perkembangan holistik anak.
Copyrights © 2025