Desa Tualang Baru, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, merupakan wilayah pesisir yang sangat bergantung pada sektor pertanian. Namun, keterbatasan sumber daya air, terutama selama musim kemarau, serta perubahan iklim yang menyebabkan curah hujan tidak menentu menjadi tantangan utama dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah ini. Program Smart Irrigation Hybrid System diimplementasikan sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut, dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan energi terbarukan berupa panel surya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air, produktivitas pertanian, serta mengurangi ketergantungan terhadap energi listrik dari PLN.Pelaksanaan program dimulai dengan survei awal untuk mengidentifikasi kondisi lahan dan kebutuhan petani, diikuti dengan instalasi sistem irigasi cerdas yang mencakup sensor kelembapan tanah, sensor water level, pompa air yang didukung panel surya, dan sistem pengendalian berbasis IoT. Hasil monitoring menunjukkan bahwa penerapan sistem irigasi ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30%, dengan peningkatan hasil panen padi dari 5 ton menjadi 6,5 ton pada lahan seluas 0,78 hektar. Selain itu, penggunaan panel surya berhasil mengurangi biaya operasional irigasi hingga nol, menghilangkan ketergantungan terhadap energi listrik konvensional.Keterlibatan petani dalam pengoperasian sistem ini melalui pelatihan teknis terbukti meningkatkan kemandirian mereka dalam mengelola lahan pertanian secara efisien. Kesimpulannya, Smart Irrigation Hybrid System memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan di Desa Tualang Baru serta dapat menjadi model solusi irigasi berkelanjutan di wilayah pesisir lainnya. Namun, pemeliharaan peralatan teknologi masih memerlukan pendampingan lanjutan untuk memastikan keberlanjutan sistem ini dalam jangka panjang.
Copyrights © 2024