Studi ini mengeksplorasi peran diversifikasi produk dalam meningkatkan daya tarik pariwisata dan pengembangan ekonomi di desa penghasil kopi Rigis Jaya, Lampung Barat, Indonesia. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengolah limbah kopi, seperti cascara (kulit buah kopi), menjadi produk bernilai tambah seperti eggroll, kue cascara, dan teh cascara. Pendekatan partisipatif digunakan dengan melibatkan petani lokal, pengrajin, dan anggota BUMDes, dengan fokus pada pengembangan keterampilan teknis dalam pengolahan makanan, pemasaran, dan kewirausahaan. Program ini menghasilkan peningkatan pendapatan rumah tangga sebesar 40% selama fase percontohan, dengan 62% peserta melanjutkan produksi secara mandiri. Pelatihan dalam bentuk lokakarya memberdayakan komunitas untuk menciptakan produk bernilai jual sekaligus mengurangi limbah, yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Tantangan terkait keterbatasan sumber daya dan hambatan pemasaran diatasi melalui solusi yang digerakkan oleh komunitas dan peningkatan kapasitas. Temuan ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk dapat mendorong pariwisata pedesaan dan memberikan pendapatan berkelanjutan bagi petani kecil. Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi inovasi produk lebih lanjut dan menilai dampak jangka panjang dari inisiatif ini terhadap pembangunan pedesaan.
Copyrights © 2025