Kemampuan literasi dan numerasi siswa SMK Muhammadiyah 2 Gresik tergolong rendah berdasarkan hasil asesmen internal dan survei PISA. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya kolaborasi antar-guru dalam pengembangan pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran inovatif berbasis literasi-numerasi melalui Lesson Study for Learning Community (LSLC). Metode yang digunakan adalah Assest Based Community Development (5 tahap: Discovery, Dream, Design, Define, Destiny) dengan melibatkan 21 guru dan 184 siswa dari 4 jurusan di SMK mitra. Kegiatan Open Class dilaksanakan oleh 4(empat) guru model pada mata pelajaran matematika, kimia, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti serta Dasar-dasar Program Keahlian. Hasil pelatihan dan pendampingan menunjukkan dampak utama berupa peningkatan keterampilan pedagogis guru serta penguatan budaya refleksi kolektif. Â Guru berpartisipasi aktif menyusun perangkat ajar kolaboratif berbasis literasi dan numerasi serta menggunakan metode-metode pembelajaran inovatif. Selain itu, terbentuk komunitas belajar guru di SMK Muhammadiyah 2 Gresik. Program ini sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar dan mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) pendidikan tinggi serta berkontribusi aktif pada pengembangan pendidikan vokasi untuk generasi yang lebih baik.
Copyrights © 2025