Gangguan layanan internet dapat berdampak signifikan terhadap kepuasan pelanggan dan reputasi perusahaan. PT. Xita Telekomunikasi Indonesia masih menggunakan pendekatan manual untuk memperkirakan durasi penyelesaian gangguan, yang seringkali menimbulkan ketidakpastian informasi. Penelitian ini bertujuan membangun model prediksi estimasi waktu penyelesaian gangguan layanan internet menggunakan algoritma C4.5. Data gangguan historis dikumpulkan dan diproses melalui tahapan pembersihan serta transformasi atribut, kemudian diolah menggunakan Python untuk membentuk model klasifikasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mampu mengelompokkan estimasi waktu ke dalam tiga kategori: Cepat (≤2 jam), Sedang (2–5 jam), dan Lama (>5 jam), dengan akurasi mencapai 70%. Kategori “Sedang” menunjukkan performa terbaik dengan f1-score sebesar 0.84, disusul kategori “Lama” (0.73), sedangkan kategori “Cepat” memiliki f1-score rendah yaitu 0.22. Model ini dapat membantu perusahaan memberikan estimasi waktu yang lebih akurat kepada pelanggan, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan
Copyrights © 2025