Efikasi Diri dan Kecerdasan Emosional terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Agama Buddha di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Maitreyawira Dumai masih belum sesuai diharapkan. Dalam hal ini selalu terlihat dari siswa yang sering datang terlambat ke sekolah, belum memiliki kepercayaan diri untuk tampil ke depan saat kegiatan belajar belajar dan belum mengerjakan Pekerjaan Rumah yang diberikan secara tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh efikasi diri terhadap motivasi belajar siswa, menguji pengaruh kecerdasan emosional terhadap motivasi belajar siswa dan menguji pengaruh efikasi diri dan kecerdasan emosional terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Buddha di SMP Maitreyawira Dumai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Sampel penelitian seluruh siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha di SMP Maitreyawira Dumai yang berjumlah 97 orang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Efikasi Diri terhadap Motivasi Belajar, bila variabel efikasi diri meningkar, maka motivasi belajar siswa akan semakin meningkat searah dengan peningkatan efikasi diri dan terdapat pengaruh antara kecerdasan emosional terhadap motivasi belajar, bila variabel kecerdasan emosional meningkat, maka motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan kecerdasan emosional serta Terdapat pengaruh antara Efikasi Diri dan Kecerdasan Emosional terhadap Motivasi Belajar, ini menunjukkan bahwa presentase sumbangan pengaruh variabel Efikasi Diri dan Kecerdasan Emosional terhadap Motivasi Belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha di SMP Maitreyawira Dumai sebesar 32,3% dan sisanya 67.7% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam model atau diluar dari penelitian ini.
Copyrights © 2025