Nikel dan Kobalt merupakan elemen penting dalam industri baterai listrik karena berperan sebagai bahan utama dalam pembuatan katoda baterai lithium-ion. Logam-logam ini umumnya ditemukan pada endapan bijih nikel laterit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi nilai ekonomi dari kandungan nikel dan kobalt sebagai bahan baku baterai listrik pada endapan bijih nikel laterit milik PT. Rizqi Biokas Pratama yang berlokasi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nikel dan kobalt pada endapan nikel laterit memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Untuk nikel, lapisan limonit memiliki potensi ekonomi sebesar USD 19.550.965 atau setara dengan Rp 310.917.430.537, sedangkan lapisan saprolit memiliki potensi sebesar USD 1.978.843 atau setara dengan Rp 31.469.375.560. Sementara itu, untuk kobalt, lapisan limonit memiliki potensi ekonomi mencapai USD 60.211.426 atau setara dengan Rp 957.537.484.403, sedangkan pada lapisan saprolit mencapai USD 103.792.752 atau setara dengan Rp 1.650.607.831.636.
Copyrights © 2025