Dari empat mazhab yang memiliki pengaruh besar dalam berbagai bidang keislaman yaitu imam malik. Salah satu keistimewaannya adalah kepakarannya dalam ilmu fikih dan hadis. Dengan pemahaman mendalam serta metode ijtihadnya, Imam Malik menjadi ulama yang terkenal di berbagai penjuru dunia. Banyak orang dari berbagai daerah datang untuk menimba ilmu darinya, hingga majelisnya selalu dipenuhi oleh para pencari ilmu. Beliau memberikan fatwa dan mengajar hingga usia sekitar 70 tahun. Para ulama sepakat mengenai akhlak, kemuliaan, ketakwaan, serta komitmennya terhadap sunnah. Mazhab Maliki memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari mazhab lainnya dan turut memengaruhi perkembangannya. Pertama, Mazhab Maliki mengacu pada praktik keagamaan masyarakat Madinah, mengingat kota tersebut adalah tempat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Kedua, mashilah al mursalah dijadikan sumber hukum oleh imam malik, yaitu pertimbangan kemaslahatan yang tidak secara eksplisit ditentukan dalam syariat. Ketiga, beliau berpegang pada fatwa para sahabat (qaul shahabi), yang merupakan generasi awal Islam dan memiliki kedekatan dengan Nabi serta kaum Ansar. Keempat, Imam Malik menerapkan istihsan dalam berbagai persoalan, seperti sistem jaminan pekerja, dukungan terhadap pemilik usaha roti dan penggilingan, kesetaraan biaya layanan umum, serta persyaratan saksi dalam pelaksanaan qishas. Kelima, beliau memberikan kedudukan khusus bagi sunnah dalam menetapkan hukum.
Copyrights © 2025