Pembentukan karakter santri merupakan salah satu tujuan utama pendidikan di pondok pesantren. Salah satu metode yang digunakan untuk mendukung pembentukan karakter tersebut adalah melalui pembiasaan hafalan hadist pendek yang berkaitan dengan akhlak mulia dan perilaku keseharian. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana penerapan hafalan hadist pendek dapat membentuk dan meningkatkan karakter santri di Pondok Pesantren Al Buruj, Ngabul, Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Lokasi penelitian berada di Pondok Pesantren Al Buruj, Ngabul, Jepara. Instrumen pengumpulan data meliputi pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara mendalam dengan 3 ustadz pembina serta 10 santri sebagai responden, dan studi dokumentasi terhadap materi hafalan yang diajarkan. Data dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hafalan hadist pendek telah berjalan secara terstruktur dan disesuaikan dengan jenjang santri. Hadist-hadist disampaikan secara kontekstual dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga santri lebih mudah memahami dan menginternalisasi maknanya. Tantangan utama yang ditemukan adalah kurangnya fokus karena pembelajaran yang padat. Meskipun demikian, pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif mampu meningkatkan minat dan pemahaman santri. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa hafalan hadist pendek berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter dan penguatan keimanan santri, serta layak untuk terus dikembangkan dalam sistem pembelajaran pesantren
Copyrights © 2025