Penggunaan rokok di Indonesia masih menjadi masalah serius yang berdampak pada aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi. Kabupaten Pamekasan sebagai salah satu daerah penghasil tembakau utama di Madura menghadapi tantangan besar dalam mengendalikan konsumsi rokok, terutama di kalangan usia produktif dan remaja. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi dan strategi optimalisasi kebijakan zona bebas asap rokok di Kabupaten Pamekasan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan studi literatur, artikel ini menganalisis bahaya merokok bagi kesehatan, tantangan sosial-ekonomi, dan peran pemerintah daerah dalam implementasi kebijakan kawasan bebas rokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan KTR sudah ada, implementasinya masih lemah akibat kurangnya penegakan hukum dan rendahnya kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, strategi pengendalian holistik dan partisipatif seperti penguatan regulasi, pendidikan berbasis komunitas, dan pengembangan ekonomi alternatif bagi petani tembakau merupakan solusi yang perlu diprioritaskan. Dengan dukungan politik dan sosial yang kuat, Pamekasan dapat menjadi pionir kawasan bebas asap rokok berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2025