Bangkalan merupakan kabupaten yang paling dekat dengan akses jembatan Suramadu, dimanasebagai titik awal pertumbuhan ekonomi di Madura. Bila melihat jumlah UMKM (Usaha MikroKecil dan Menengah) di Kabupaten Bangkalan yang mencapai lebih dari 125 ribu unit, sangatmungkin dan berpotensi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus merupakan aspekpengentasan pengangguran dan kemiskinan dimasa mendatang. Oleh karena itu Salah satu faktorpenting yang berpengaruh terhadap berlangsungnya kemajuan UMKM adalah Produktivitas.Artinya apabila produktivitas meningkat maka kesejahteraan dan mutu UMKM juga meningkat.Saat ini dinas masih melakukan pengukuran kinerja secara manual dan observasi langsung olehtim survei pada tiap lokasi UKM sekabupaten Bangkalan. Sehingga hasil analisa daripengukuran, belum optimal. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan metode fuzzy AnalyticNetwork Process (FANP). Metode ini digunakan karena dalam penggunaannya terdapatketergantungan dan umpan balik diantara masing-masing kriteria. Skor bobot FANP digunakananalisis Strategi inovasi dan SWOT (strength, weakness, opportunity dan thread) UMKM.. Hasildari penelitan ini adalah bobot indikator masing-masing UKM untuk pemetaan industrikreatif kabupaten bangkalan untuk menentukan strategi inovasi bagi perkembangan UMKM diBangkalan.Kata Kunci : Fuzzy Analytic Network Process (FANP), SWOT, UMKM, PengambilanKeputusan, kinerja
Copyrights © 2016