Fistulografi merupakan pemeriksaan radiologi menggunakan media kontras water soluble yang diinjeksikan ke dalam lubang fistula untuk memvisualisasikan jalur fistula. Belum banyak laporan yang menjelaskan variasi prosedur radiologi di rumah sakit daerah khususnya pemeriksaan radiologi pada kasus fistula periumbilical. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan, alasan dilakukan modifikasi pada pemasukan media kontras, dan alasan dilakukan masing-masing proyeksi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien dengan diagnosa fistula periumbilical yang menjalani pemeriksaan fistulografi di Unit Radiologi RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Metode pengumpulan data meliputi observasi langsung, dokumentasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan ditarik kesimpulan. Prosedur pemeriksaan fistulografi pada kasus fistula periumbilical di Unit Radiologi RS PKU Muhammadiyah Wonosobo tidak memerlukan persiapan khusus dan dilakukan dengan menggunakan proyeksi AP pendahuluan, lateral dorsal decubitus post kontras, dan AP post kontras. Pemasukan media kontras dilakukan dengan menggunakan abocath ukuran 18 dan spuit 20 cc dengan total media kontras 60 ml yang dibagi menjadi 3 tahap pemasukan. Penggunaan proyeksi tersebut sudah mampu mengidentifikasi adanya fistula pada umbilical. Sebaiknya pemeriksaan fistulografi dilakukan dengan fluoroscopy untuk memperoleh gambaran secara real-time atau CT-Scan untuk memperoleh detail anatomi yang lebih baik.
Copyrights © 2025