Penelitian ini bertujuan menjelaskan upaya diplomasi perdagangan Indonesia di Provinsi Riau untuk meningkatkan perdagangannya di Malaysia Tahun 2020 – 2024. Konsep yang digunakan Adalah konsep diplomasi perdagangan dari Okano Heijimans, Metode yang digunakan untuk riset ini Adalah metode kualitatif. Sumber data berasal dari studi Pustaka. Hasil riset menunjukan bahwa dalam periode 2020 -2024, Riau telah melakukan diplomasi perdagangan di Malaysia Upaya yang dilakukan melalui beberapa strategi utama, antara lain partisipasi aktif dalam misi dagang dan pameran internasional, penjajakan kerja sama dagang langsung dengan negara bagian Malaysia seperti Johor dan Selangor, serta pelibatan dinas perdagangan provinsi Riau dan perwakilan perdagangan Indonesia (Atdag dan ITPC) di Kuala Lumpur dan Penang. Pemerintah Riau juga aktif mendorong ekspor komoditas unggulan seperti kelapa, nanas, sagu, serta produk olahan UMKM berbasis kearifan lokal Melayu ke pasar Malaysia. Namun, sejumlah kendala masih menghambat peningkatan ekspor, seperti persyaratan sertifikasi halal dan standar mutu Malaysia yang ketat, keterbatasan logistik, serta rendahnya kesadaran branding produk lokal di pasar internasional. Meski demikian, Malaysia tetap menjadi pasar strategis dengan potensi besar bagi produk-produk Riau mengingat kedekatan geografis, kedekatan budaya Melayu, dan hubungan ekonomi bilateral yang telah terbina baik. Peluang kerja sama melalui joint venture, peningkatan promosi dagang, serta pendirian pusat distribusi produk Riau di wilayah perbatasan atau pelabuhan utama Malaysia menjadi opsi strategis yang dapat dimaksimalkan.
Copyrights © 2025