Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi digital Universitas Nurdin Hamzah (UNH) Jambi dalam membangun brand identity melalui pendekatan linguistik multimodal. Sebagai perguruan tinggi swasta baru yang didirikan pada 2020, UNH menghadapi tantangan membangun identitas di tengah persaingan ketat dengan lebih dari 4.670 perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan metode analisis isi multimodal berdasarkan teori Kress dan van Leeuwen (2021) terhadap empat unggahan Instagram @univ_nh periode Maret-Juli 2025. Data dianalisis melalui tiga dimensi multimodalitas: representasional, interaksional, dan komposisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UNH mengintegrasikan elemen visual, verbal, dan audio secara strategis untuk menyampaikan nilai institusional. Dimensi representasional memperlihatkan UNH sebagai institusi inklusif dan berorientasi sosial-lingkungan. Dimensi interaksional membangun kedekatan emosional melalui tatapan langsung, ekspresi ramah, dan musik latar yang mendukung. Dimensi komposisional menampilkan konsistensi warna institusional, tipografi yang jelas, dan keseimbangan desain visual. Temuan mengonfirmasi bahwa pendekatan multimodal efektif dalam membangun brand identity perguruan tinggi swasta baru di era digital. Komunikasi digital yang terencana dan berkesadaran multimodal terbukti mampu memperkuat citra, kredibilitas, dan jangkauan pesan institusional. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model komunikasi digital perguruan tinggi dan memberikan panduan praktis bagi institusi swasta dalam mengoptimalkan strategi komunikasi digital mereka
Copyrights © 2025