Membaca Al-Qur’an merupakan keterampilan penting untuk anak-anak karena dapat membantu membentuk akhlak dan karakter mereka sejak dini. Namun, di Desa Mangkai Lama kemampuan anak-anak dalam membaca Al-Qur’an terbilang masih rendah. Hal ini disebabkan oleh sedikitnya guru mengaji, lokasi madrasah yang jauh, kurangnya perhatian orang tua karena bekerja, serta adanya apengaruh dari media digital. Untuk mengatasi masalah tersebut, mahasiswa KKN menjalankan program Maghrib Mengaji di posko KKN agar lebih mudah diikuti anak-anak. Kegiatan ini diamati melalui metode observasi partisipatif dan wawancara dengan anak-anak, orang tua, dan tokoh masyarakat. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, pengenalan tajwid dasar, serta kebiasaan aru anak-anak yang lebih disiplin dan memanfaatkan waktu maghrib dengan kegiatan positif. Program ini juga membuat hubungan antrwarga semakin membaik. Hasil penelitian ini penting karena menjadi contoh nyata bahwa keterlibatan masyarakat dan metode belajar sederhana mampu meningkatkan literasi Al-Qur’an di lingkungan desa.
Copyrights © 2025