Orang tua dengan anak disabilitas mengalami kecemasan yang besar terutama karena kekhawatiran terhadap pandangan orang lain terhadap anak, diasingkan saat bersosialisasi, dan terhadap kemandirian anak. Dukungan sosial yang diberikan oleh orang lain membantu orang tua menghadapi kecemasan yang timbul dari mengasuh anak dengan disabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara dukungan sosial dengan kecemasan pada orang tua dengan anak disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 63 orang tua berusia 20-65 tahun yang memiliki anak disabilitas. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data didapatkan melalui kuisioner yang diberikan secara langsung kepada responden menggunakan skala DASS 42 (Depression Anxiety Stress Scales) dan skala MSPSS (Multidimensional Scale of Perceived Social Support). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Pearson Product Moment Corellation dengan bantuan software jamovi. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan dukungan sosial memiliki hubungan negatif dengan kecemasan, ini berarti semakin besar dukungan sosial yang diterima, maka semakin rendah Tingkat kecmasan yang dialami. Temuan ini menekankan pentingnya peran dukungan sosial dalam mengelola kecemasan dan implikasinya sebagai rujukan referensi pada konteks komunitas marginal, dalam hal ini adalah disabilitas.
Copyrights © 2024