Penelitian ini mengkaji hubungan antara kesehatan mental dan keimanan dalam perspektif psikologi Islam, dengan fokus pada peran iman sebagai imunitas jiwa berdasarkan kajian Al-Qur’an Surah Maryam. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya keimanan dalam menjaga keseimbangan mental di tengah berbagai tantangan kehidupan. Kajian pustaka menunjukkan bahwa iman dapat menjadi sumber kekuatan batiniah, yang membantu manusia beradaptasi, menjaga nilai-nilai moral, dan menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana keimanan, khususnya dalam Islam, dapat mendukung pengelolaan fungsi-fungsi kejiwaan seperti akal, perasaan, sikap, dan perilaku, sehingga menciptakan harmoni dalam hubungan manusia dengan diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan Allah SWT. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data dianalisis melalui tafsir tematik terhadap Al-Qur’an Surah Maryam ayat 26-28 serta kajian literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keimanan memiliki peran signifikan dalam membentuk kesehatan mental yang baik. Kisah Maryam binti Imran menjadi salah satu teladan dalam menghadapi tekanan psikologis dengan tetap teguh pada iman.
Copyrights © 2024