Indonesia sebagai Negara yang kaya budaya, salah satu budaya yang diakui dunia adalah Batik. Perekonomian duniayang semakin cepat dan kondisi Indonesia saat ini perlu membuat diversifikasi dari ekonomi berbasis komoditas danindustri olahan padat karya, oleh kareana itu industri batik sebagai industri kreatif dapat menjadi sumber pertumbuhandan daya saing saat ini dan dimasa yang akan datang, peningkatan kinerja sangat diperlukan untuk dapat memperkuatkeunggulan kompetitif bagi suatu industri. Optimasi kinerja dalam supply chain management dalam industri harusditingkatkan. Pada saat ini industri batik di Jawa Timur sebanyak 300 perajin batik, dengan jumlah motif batik sebanyak1.120 motif batik, pengrajin batik tersebar di 38 Kabupaten di Jawa Timur, potensi kekayaan Jawa Timur di bidangmotif dan desain batik, serta bersatunya para perajin batik dalam sebuah asosiasi perajin batik, akan semakinmenguatkan posisi kerajinan batik Jawa Timur di pasar dunia. Dalam penelitian ini bertujuan untuk merancang variabelvariabelmodel untuk melihat pengaruh dari kinerja industri batik berkaitan dengan daya saing industri di Jawa Timur.Model dari variabel-variabel yang sudah teridentifikasi akan digunakan untuk melakukan pendekatan sistem dinamis.Kata kunci : Kinerja, klaster, daya saing, rancangan variabel, model
Copyrights © 2016